IDX: Bursa Efek Indonesia (Jakarta Stock Exchange)
IDX (Indonesia Stock Exchange / Bursa Efek Indonesia) adalah satu-satunya bursa saham resmi Indonesia, didirikan pada 1 Desember 2007 sebagai hasil merger Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES).
2 min read · Updated June 2026
IDX menjadi tempat perdagangan saham, obligasi, ETF, dan sukuk yang tercatat di Indonesia. Per 2025, IDX memiliki sekitar 800+ emiten yang tercatat. Kategori: saham (utama 800+), obligasi pemerintah dan korporasi (1.500+), ETF (40+), Reksa Dana DIRE (30+). Indeks utama: IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan), LQ45, IDX30, IDX80, dan beberapa indeks tematik (IDXBUMN, IDXBANK, IDXSMC-LIQ).
Jam perdagangan IDX (Senin-Jumat, kecuali libur nasional): Sesi pagi 09:00-12:00 WIB, sesi siang 13:30-16:00 WIB. Pre-opening auction 08:45-09:00 WIB, pre-closing 16:00-16:15 WIB. Saham di IDX dibeli dalam 'lot' — 1 lot = 100 lembar saham. Minimum investasi per transaksi tergantung harga saham (misal saham Rp 5.000 × 100 lembar = Rp 500.000 per lot).
Settlement: T+2 (transaksi hari Senin akan settle hari Rabu). Pembelian saham di IDX wajib melalui sekuritas terdaftar OJK seperti Stockbit Sekuritas, Mirae Asset Sekuritas, Indo Premier Sekuritas, BNI Sekuritas (BIONS), Mandiri Sekuritas, MNC Sekuritas, dll. Komisi sekuritas tipikal: 0,1-0,2% buy + 0,15-0,25% sell + bea/levy IDX 0,1% (sell). Biaya broker premium plan bisa lebih rendah.
Data real-time IDX di idx.co.id, RTI Business, atau aplikasi sekuritas. KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia) menyimpan secara sentral seluruh saham yang beredar di IDX dalam bentuk scripless (paperless). Investor dapat cek saldo saham mereka via 'AKses KSEI' app di akses.ksei.co.id.

