Total aset Anda dikurangi total liabilitas. Hitung dalam IDR dengan kategori khas Indonesia.
Kekayaan Bersih Anda
Aplikasi Richify melacak Reksa Dana, properti, BPJS, dan semua aset Indonesia Anda di satu tempat. Dengan AI coaching dari agen kami untuk membantu Anda berkembang.
Unduh Richify — GratisKekayaan bersih = Total Aset − Total Liabilitas. Aset mencakup tabungan, investasi (Reksa Dana, saham, ORI), BPJS Ketenagakerjaan, properti, emas, dan kendaraan. Liabilitas mencakup KPR, kartu kredit, pinjaman bank, dan utang lainnya. Angka positif berarti Anda memiliki lebih banyak aset daripada utang.
Indonesia belum memiliki data resmi kekayaan bersih median menurut kelompok usia, jadi berhati-hatilah dengan angka 'rata-rata per usia' yang beredar. Sebagai gambaran agregat: laporan UBS Global Wealth memperkirakan kekayaan per orang dewasa di Indonesia sekitar USD 10.500 (rata-rata), dengan median jauh lebih rendah karena distribusi yang sangat timpang; survei IFLS memperkirakan median kekayaan rumah tangga sekitar Rp 57 juta. Angka nyata bervariasi besar menurut kota, kepemilikan rumah, dan usia. Untuk patokan menurut usia, lebih baik pakai aturan kelipatan penghasilan tahunan (lihat tabel patokan di bawah) daripada mengejar 'rata-rata' populasi.
Ya — saldo JHT (Jaminan Hari Tua) di BPJS Ketenagakerjaan adalah aset Anda. Anda bisa cek saldo melalui aplikasi BPJSTKU atau website resmi. Tambahkan ke total aset Anda. JKK (kecelakaan kerja) dan JKM (kematian) bukan aset karena merupakan asuransi, bukan tabungan.
Nilai pasar properti adalah aset. Sisa pokok pinjaman KPR adalah liabilitas. Misalnya: rumah senilai Rp 1,5 miliar dengan sisa KPR Rp 800 juta = Rp 700 juta ekuitas bersih. Jangan lupa menambahkan biaya transaksi (~10%) jika menjual.
Aturan praktis: pada usia 30, target kekayaan bersih = 1× penghasilan tahunan. Usia 40 = 3×. Usia 50 = 6×. Usia 60 = 8-10× untuk pensiun nyaman. Untuk pensiun di Indonesia, target umum adalah Rp 5-10 miliar (tergantung kota dan gaya hidup) untuk hidup nyaman pasca pensiun.
Sebagai patokan perencanaan (bukan rata-rata resmi), target kekayaan bersih di usia 30 sekitar 1× penghasilan tahunan Anda. Jadi dengan gaji Rp 10 juta/bulan (Rp 120 juta/tahun), patokannya sekitar Rp 120 juta; dengan Rp 20 juta/bulan, sekitar Rp 240 juta. Angka ini termasuk seluruh aset (tabungan, investasi, saldo BPJS, properti) dikurangi utang. Patokan naik seiring usia — lihat tabel patokan kekayaan bersih menurut usia di bawah. Ini target perencanaan, sesuaikan dengan kondisi Anda.
Target kekayaan bersih sebagai kelipatan penghasilan tahunan Anda di tiap usia — aturan praktis perencanaan yang umum dipakai (sekitar 1× penghasilan tahunan di usia 30, 3× di usia 40, 6× di usia 50, dan 8× menjelang pensiun). Hitung penghasilan tahunan Anda (gaji bulanan × 12), lalu kalikan dengan angka di kolomnya.
Contoh: dengan penghasilan Rp 20 juta/bulan (Rp 240 juta/tahun), patokan kekayaan bersih di usia 40 sekitar Rp 720 juta, dan di usia 50 sekitar Rp 1,44 miliar.
| Usia | Target | Rp 10 jt/bln | Rp 20 jt/bln | Rp 30 jt/bln |
|---|---|---|---|---|
| 30 tahun | 1× penghasilan tahunan | Rp 120 juta | Rp 240 juta | Rp 360 juta |
| 35 tahun | 2× penghasilan tahunan | Rp 240 juta | Rp 480 juta | Rp 720 juta |
| 40 tahun | 3× penghasilan tahunan | Rp 360 juta | Rp 720 juta | Rp 1,08 miliar |
| 45 tahun | 4× penghasilan tahunan | Rp 480 juta | Rp 960 juta | Rp 1,44 miliar |
| 50 tahun | 6× penghasilan tahunan | Rp 720 juta | Rp 1,44 miliar | Rp 2,16 miliar |
| 55 tahun | 7× penghasilan tahunan | Rp 840 juta | Rp 1,68 miliar | Rp 2,52 miliar |
| 60 tahun | 8× penghasilan tahunan | Rp 960 juta | Rp 1,92 miliar | Rp 2,88 miliar |
Angka di atas adalah patokan/target perencanaan berbasis kelipatan penghasilan — bukan rata-rata resmi BPS atau data sensus kekayaan. Kebutuhan tiap orang berbeda menurut kota, tanggungan, gaya hidup, dan rencana pensiun. Gunakan sebagai arah, bukan patokan mutlak, dan sesuaikan dengan kondisi Anda. Alat edukasi — bukan nasihat keuangan.